Oleh: 8u9a | Mei 3, 2009

THAILAND MENCEKAM’09

BERITA kaledoskop THAILAND MENCEKAM’09

Dalam kejadian kemarin terjadi benturan di beberapa tempat radius 1-4 km dari KBRI Bangkok seperti Pracha Songkroh (Depan Gereja Lady of Fatima), Pertigaan Din Daeng, Perempatan Ratchaprarop, Perempatan Sri Ayutthaya (Depan Kemlu), Urupong, Kingpet (Soi 5 dan Soi 7),  Yommarat (dekat Pasar Mahanak dan RS Mission), NangLaeng (depan Pacuan Kuda dekan Govt. House), Jembatan Phan Fah (Dekat Kuil Golden Mount) dan Mabes AD (dekat Kementerian Pendidikan dan UNESCAP), Depan Suan Amphorn, Kuil Benjamabhopit (perempatan dekat Istana Chitralada) dan depan Gedung Partai Demokrat.

Militer dan pemerintah BMA mulai membersihkan jalan-jalan yang tertutup bis terbakar dan manuver untuk membubarkan massa yang sekarang terpusat di sekitar Government House yang posisinya sudah terkepung militer. Militer sedang bergerak masuk ke Government House. Kelompok Merah menyatakan akan bertahan sampai titik darah penghabisan. (Semoga tidak sampai timbul korban jiwa.. Amin. Doakan saja)

Beberapa jalan di sekitar Government House masih tutup untuk pengamanan atau karena otoritas terkait masih membersihkan jalan atau melakukan pemeriksaan/identifikasi TKP. Dan beberapa bis dioperasikan tidak sampai tujuan trayek terakhir, jadi jangan heran sekiranya naik bis turun ditengah jalan (mis. hanya sampai pratunam, dll). Sementara ini, jalan ke pasar Mahanak dan RS Mission masih tutup. Didepan Soi 7 masih dalam keadaan siaga untuk antisipasi serangan kelompok merah seperti kemarin yang tampaknya akan balas dendam, tentara stand by didepan soi.

Beberapa Dept Store dekat KBRI seperti Paragon, Central World, Central Chidlom masih tutup diharapkan dapat dibuka hari rabu besok dan menunggu evaluasi lebih lanjut. Tapi MBK buka tapi bank-bank ditutup. Beberapa SPBU di sekitar TKP masih tutup.
Catatan: Ada juga beberapa Toko disamping tutup karena Songkran juga bukan karena situasi keamanan.

Meski secara umum pemerintah/militer dapat mengendalikan situasi namun sebaiknya kita berwaspada terutama dari gang motor yang sewaktu-waktu memperkeruh situasi dengan melakukan penembakan sporadis seperti semalam ada 1 tentara di tempak jembatan Saphan hua Chang (dekat Asia Hotel), jangan mendekati daerah-daerah rawan konflik. Apabila ada keganjilan siaga saja seperti jalan di mall tiba-tiba toko tutup.

untuk sementara ini apabila mau berjalan jauh dengan taksi kami sarankan dengan taksi panggilan apabila jalan jauh seperti ke airport (telpon 1681). Untuk melakukan perkembangan keadaan dapat dipantau melalui Thai TV (free TV) atau nation TV/radio (bisa dibuka lewat www.nationchannel.com). Untuk informasi jalan raya bisa telepon polisi (tel. 191). Informasi bis (184).

Oleh suleman Selasa, 14 April, 2009, 4:02 AM

Oleh: 8u9a | April 12, 2009

The world of entertainment in Bangkok’09

The development of art and culture depends on the political elements, for someone to celebrate a sense of security based on something comfortable. While the political conditions in the civil state is not stabilized Thailand beginning in 2009.
opposite party just think that one of their personal time.
From the yellow group previously showed that up want to win therefore lost millions of baht.demo21

after the mission and after the coup was successful, now turn the party does not turn red with the receipt of government have, to be defeated Ktt Asean. As if other nations do not believe the person who does not act responsible. Until now my question is who or where the State seeking the benefits behind all this?
This is the government forbade the evening entertainment, such as crop art. So, What in your opinion?

Oleh: 8u9a | Desember 2, 2008

bisnis modal gratis

kerja sampingan juga bisa lebih menguntungkan.. kita lihat bersama-sama kita pelajari bersama-sama ya!!<a href=”Like this post? Publish It On Your Own Blog“>

Oleh: 8u9a | November 18, 2008

Sib dan Transtv

Speak Up Thailand

Anak-anak gampang sekali jadi korban kekerasan// Entah itu di rumah sendiri, di sekolah atau tempat mereka bermain
Kalau di Indonesia kita kenal dengan istilah gencet-gencetan/plonco atau semacam bullying gitu deh/….eits… jangan salah itu termasuk kekerasan ,…. supaya anak-anak korban kekerasan di sekolah berani ngomong , di Thailand ini ada kampanye namanya “berani to speak-up!!!!!! tujuannya apa?
Supaya ngurangin bullying yang nggak penting itu, Ini liputannya…..

By Irena, Transtv
Begitulah sekilas opening naskah yang rencananya ditayangkan minggu pagi 23 November 2008 dalam acara cerita anak/surat untuk teman2, yang diperankan oleh Ilham, kemudian di lanjutkan dialog duet Fifi dan Shinta, segmen berikutnya Calvin tampil untuk mengungkap Konvensi hak anak sedunia “JENEWA”

Oleh: 8u9a | November 18, 2008

LAPORAN Anak2 SIB Bangkok SILN 2008

SABTU 1 NOVEMBER 2008
<a href=”“>Setelah lama menunggu, kami bertemu di bunderan KBRI jam 10 malam. Tetapi, tetap saja, banyak anak-anak yang datang tidak tepat waktu. Kami juga dibekali jaket SIB yang berwarna abu-abu. Sebelum berangkat, kami mengadakan sesi foto-foto, nasihat oleh Om Datu dan doa bersama oleh Bpk Budi. Setelah berdoa, kira2 jam 12 malam, kami berangkat bersama orang tua siswa dan teman-teman menuju Airport.

Sesampainya di Suvarnabhum Aiport, kami langsung check-in bagasi di gate G dengan pesawat Garuda Indonesia. Selanjutnya, karena lapar, kami pergi ke Family Mart. Oleh karena kecuekan kami terhadap barang-barang (bagasi), kami dinasehati oleh Bapak Didid. Selanjutnya, kami check-in.

Setelah check-in, kami menghadapi sedikit masalah, terutama Shinta yang harus rela karena cologne-nya disita oleh petugas. Masalah kedua adalah masalah yang terulang dari tahun lalu, yaitu keterlambatan kita karena ada tulisan “last call”. Perjalanan tersebut terbilang melelahkan dan memakan waktu sekitar 3 jam 10 menit.

photo dg  kel. dkk

photo dg kel. dkk

MINGGU 2 NOVEMBER 2008

Rombongan SIB tiba di Indonesia, Jakarta kira-kira pukul 5 pagi. Selanjutnya, setelah mengurus bagasi, kami dapat keluar dan bertemu dengan saudara Dany Gunawan. Selanjutnya, kami menghadapi masalah lagi. Dany kehilangan passport yang akhirnya ditemukan di koper. Kami tiba di Yogyakarta pukul 9 pagi. Kami dijemput oleh Kak Siswati. Kami juga bertemu dengan Bu’ Rini, kakak Ibu Endang Sri yang juga memberikan makanan untuk kami.

Lebih menghebohkan lagi, kami melihat Lintang dan langsung berteriak,“Lintanggg!“ Sejenak, kami menjadi pusat perhatian hingga seseorang berkata,“Woi! Ini Indo.“ Selanjutnya, kami di antar oleh panitia ke Yogyakarta Plaza Hotel.

Sesampainya di sana, kami bertemu dengan beberapa anak dari sekolah lain. Kami juga belum mendapat kamar. Oleh karena itu, kami jengkel dan ini menyebabkan timbulnya rasa lapar (ahaha). Kami langsung makan siang jam 11 di warung terdekat dan beberapa anak SIB pergi membeli pulsa dan nomor.

Akhirnya kami baru mendapatkan kamar jam 1, tetapi itu pun baru saya, Kiki, Oza, dan Dea. Saya dan Dea di kamar 254 (yang pemandangannya bagus menghadap ke kolam) dan Kiki dan Oza di kamar 259. Shinta, Grace, dan Nadaa numpang di kamar saya. Akan tetapi, yang paling menyenangkan bagi saya adalah saya bisa mandi. Setelah itu, kami ganti baju. Dengan mengenakan baju olahraga SIB, kami berangkat ke lapangan untuk Outbond (kira-kira jam 2 siang).

Kegiatan Outbond terhalang karena hujan yang lumayan deras. Akhirnya, setelah penantian yang cukup lama, Outbond selesai pada pukul setengah 6 sore. Dan akhirnya juga, Syifa dan Nadaa mendapat kamar 241, Shinta dan Grace mendapat kamar 208, Ghalib dan Reza mendapat kamar 134, Hanif, Pak Agus, dan Dany mendapat kamar 245, dan Bu Wur mendapat kamar 234

Malam harinya adalah malam pembukaan. Ditemani dengan balutan batik, anak-anak SIB berangkat ke Ballroom. Sayang sekali karena peserta yang lainnnya memakai jas dan batik yang seragam (kira-kira kapan SIB punya batik dan jas seragam?). Dan pada malam ini juga, yel-yel dahsyat SIB akan segera dikumandangkan. Akhirnya, kami puas karena yel-yel kami mendapat sambutan yang meriah pada awal dan akhirnya.

SENIN 3 NOVEMBER 2008

Bangun pagi memang sangat tidak menyenangkan. Beruntung, saya orangnya mudah bangun. Selanjutnya, saya membangunkan Dea dan saya bersih-bersih. Kami bangun pagi untuk latihan kolaborasi. Anehnya, Syifa dan Nadaa tidak dapat bangun meskipun sudah digedor-gedor dan ditelepon berkali-kali. Hal inilah yang menyebabkan saya migrasi ke kamar Syifa. Nadaa ke kamar Kiki, dan Oza ke kamar Dea ditemani oleh ibunya Dea.

Selanjutnya kami sarapan dengan lahapnya (antara lapar dan rakus). Setelah itu, kami mandi dan siap-siap untung berangkat ke GOR tempat Kiky dan Dany bertanding. Pertandingan pertama, Kiky dihadapkan dengan Kuala Lumpur (yang mainnya aduhai lemesnya) yang akhirnya dimenangkan oleh Kiky. Selanjutnya Kiky melawan Cairo (yang merupakan musuh terberat Kiky) dan juga dimenangkan oleh Kiky. Jalan Kiky terbilang sangat mulus karena musuhnya tidak begitu berat. Sangat berbeda dengan Kiky, Dany langsung berhadapan dengan Damaskus (yang lumayan sulit) dan dimenangkan oleh Damaskus.

Acara pertandingan tersebut selesai sebelum makan siang. Seharusnya, menurut buku panduan, pertandingan dilangsungkan sampai malam hari. Oleh karena itu, kami free sampai malam hari.

SELASA 4 NOVEMBER 2008

Hari ini sangat menegangkan. Seperti biasa, kegiatan saya pada pagi hari adalah membangunkan teman sekamar, yang sekarang adalah Syifa. Selanjutnya, saya mandi dan latihan kolaborasi. Lalu, para ilmuwan SIB mempersiapkan diri dengan ganti baju seragam dan pergi ke tempat tes masing-masing.

Saya merasa saya mendapat serangan jantung mendadak ketika melihan muka teman-teman saya di dalam ruangan yang sangat santai dan sepertinya pintar-pintar. Tapi saya mencoba menghibur diri dengan mengingat orang-orang di Bangkok. Soalnya susah sekali. Soal tergampang yang membuat saya tertawa hanya satu. Setelah penantian panjang, saya keluar ruangan. Tes dilangsungkan selama 2 jam dari pukul 8:30-10:30.

Setelah itu, masih memakai seragam, kami melihat Oza membacakan puisinya yang menurut saya bagus. Akan tetapi, ada yang lebih bagus lagi yang membacakan puisi sampai berguling-guling. Selanjutnya, kami makan siang.

Setelah itu, kami melihat pertandingan Nadaa yang sangat dahsyat sampai jam 4 sore. Lalu selanjutnya pertandingan Kiky pada malam hari.

RABU 5 NOVEMBER 2008

Kegiatan pagi hari yang seperti biasa. Saya membangunkan Syifa yang sungguh susah! Pagi itu pun saya telat bangun, maklum kurang tidur. Lalu kami latihan kolaborasi dan makan pagi. Selanjutnya, kami melihat pertandingan Kiky melawan Moscow yang dimenangkan oleh Kiky. Dan finalnya, Kiky melawan Davao dan dimenangkan oleh Davao (horee.. Davao keren banget mainnya). Final laki-laki lebih seru lagi, Singapore melawan Davao yang akhirnya dimenangkan oleh Davao (saya menjagokan Davao).

Lalu selanjutnya pada jam 2 siang, kami melihat Dea tampil dengan suaranya (vibrato-nya mantep). Lalu disusul penampilan Shinta dan Grace (yang memukau) dan Ghalib dan Reza (bagus, meskipun ada kesalahan) pada malam hari. Dengan itu, saya optimis bahwa Nadaa, Dea, dan nari mendapat juara. Mereka juga disaksikan oleh keluarga Ghalib dan Reza yang sengaja datang untuk menyaksikan mereka menari.

KAMIS 6 NOVEMBER 2008

Lagi dan lagi, kegiatan pagi saya adalah membangunkan Syifa. Disusul dengan kolaborasi dan sarapan. Lalu, para ilmuwan SIB menghadapi tes praktek yang dilangsungkan selama 3 jam dari pukul 8:30 sampai 11:30. Tesnya sangat susah sekali sehingga saya tidak mengerti.

Setelah itu, dengan lesu, kami makan siang. Selanjutnya kami pergi ke Ambarukmo Plaza a.k.a Amplas. Kami makan di sana (lagi) dan pergi ke tempat favorite, Gramedia. Malam harinya kami melihat pertunjukan kakak SMKI Kasihan Bantul sembari melepas kangen sama Mb Sis, Mb Peni, dll sambil melihat-lihat sekolah mereka.

Lalu, kami mendapat uang saku masing-masing sebesar Rp1.400.000,00 ditambah kaos SILN 2008 (abu-abu merah) dan topi (merah).

JUMAT 7 NOVEMBER 2008

Hari ini adalah hari yang sangat bahagia, meskipun agak lelah karena latihan tadi pagi. Perjalanan pertama menuju Keraton yang ujung-ujungnya belanja. Jujur, saya tidak begitu menikmati perjalanan karena lelah dan panas. Ditambah lagi tempatnya kurang mengasyikkan. Selanjutnya kami pergi ke Ansor’s Silver. Kami tidak membeli apa-apa selain batik, tas batik, rujak, dan es kelapa di sana.

Perjalanan selanjutnya cukup seru karena menuju ke Prambanan. Saya cukup terhibur karena pemandangannya lumayan, sehingga foto-foto yang didapat sangat bagus. Lalu kami kembali ke hotel pada sore hari.

Malamnya adalah sangat mendebarkan. Karena pengumuman lomba. Panitia sudah menelepon Dea untuk mempersiapkan diri untuk tampil. Oleh karena itu, saya yakin Dea juara 1. Di ballroom, kami melihat KL sudah mengenakan kostum nari, oleh karena itu juga saya yakin mereka juara satu.

Dugaan saya lumayan tepat. karena Nadaa mendapat juara 2, Nari SMP dan SMA juara 3, dan Kiky juara 2. Pada saat pengumuman nyanyi, sang MC sengaja mengulur waktu, sehingga sengan jengkelnya kami berteriak,”Bangkoooookk!” Mungkin bagi orang lain kami kedengaran terlalu PeDe. Tetapi, karena rasa solidaritas yang tinggi, kami PeDe aja, toh Dea udah disuruh tampil. Dan kami benar, Dea juara 1.

Oh ya, kami juga mendapat syal batik serta pen holder dari Hotel. Lebih menggembirakan lagi, Lintang hadir di sana. Saya kasihan kepada Lintang yang harus menyaksikan tari kolaborasi kami yang hacur (ahaha).

Akhirnya setelah peluk sana-sini dan mengucapkan selamat jalan, saya dapat tidur dengan tidak tenang karena harus berpisah dengan mereka.

SABTU 8 NOVEMBER 2008

Hari ini rencananya kami akan pergi ke Borobudur setelah sarapan. Perjalanan diurus oleh Bu Darmawel (makasih Tante!). Di sana kami bertemu dengan anak-anak SI Moscow. Saya tidak menikmati perjalanan karena lelah dan panasnya. Kami akhirnya sampai kembali ke hotel jam 12 lebih. Saya selanjutnya mengganti baju dan mengurus barang-barang. Lalu kami berangkat ke Airport.

Di Airport, kami menjumpai anak-anak SI Moscow (lagi) dan SI Kuala Lumpur. Kamu juga menghadapi masalah karena Oza kehilangan Boarding Pass (yang akhirnya ditemukan di tong sampah) dan Shinta HP-nya ketinggalan.

Lalu kami berangkat ke Jakarta jam 4 sore. Di Jakarta, kami bertemu dengan SI Davao dan SRI Tokyo. Kami berangkat dari Jakarta ke Bangkok jam 10 malam. Saya tertidur pulas sampai jam 1:15 karena pesawat sudah mendarat di Bangkok. Kami dijemput oleh Pak Ruy, Pak Bekti, Bu Intan, Bu Agustina, Bu Erna, Pak Darmanto, Pak Budi, Pak Nyoto, Bu Sari, Keluarga Syifa, dll.

Oleh: 8u9a | November 10, 2008

Kreasi dan Apresiasi SILN 2008

Delegasi SILN dari Bangkok yang dipimpin oleh Kepala sekolah Sri Wuryanti dalam rangka Kreasi dan apresiasi Sekolah Indonesia Luar Negeri tahun 2008 telah usai dilaksanakan pada tanggal 2 – 8 Nov 2008 di Yogyakarta.

Dari berbagai cabang lomba yang diadakan oleh panitia telah membuahkan hasil yang sangat menggembirakan bagi delegasi dari SIB Bangkok, meski target yang diperoleh adalah juara umum, namun hasilnya tidak jauh dari yang ditargetkan. Lima medali telah diraih antara lain:

  1. Juara I cabang nyanyi tingkat SD, diwakili oleh Putu Deyana kelas 3 SD
  2. Juara II cabang Olahraga Badminton tunggal Putri, diwakili oleh Siti Fatimah Kamilia kelas X SMA.
  3. Juara II cabang Story Telling SMP, diwakili oleh Nadaa Faradina kelas VII SMP.
  4. Juara III cabang Tari SMA, diwakili oleh Reza Septian Dwiputra XI SMA dan Ahmad Ghalib Darmawel XII SMA.
  5. Juara III cabang Tari SMP, diwakili oleh Grace Firtuanita dan NindyashintaDanasmara VIII SMP
Oleh: 8u9a | Oktober 29, 2008

Kerja sampingan menguntungkan

Di zaman sekarang tidak perlu buat blog sudah bisa meraih dollar,

untuk para pembaca yang budiman silahkan klik di bawah ini!!

http://shareapost.com/?action=search&q=Affiliate%20Marketing&wc=


http://www.dotcomsecrets.tv

/

http://getresponse.com/click.html?x=a62a&lc=I8Wg&mc=3&s=i8zeI&y=Z&

Oleh: 8u9a | Oktober 21, 2008

Guru berguru pada Guru

Oleh: 8u9a | September 14, 2008

Beatific to reach for mission and vision.

Visi/misi Arts And Education of Indonesia
Girang

A process which must be gone through by analysing mind combined with feeling peep out ethics energy and or esthetics because spiced with artistic element, so human being will obtain;get result of personal Vision, as according to vision a college [in] Yogyakarta, that is as excellent of center in the field of education of art, to yield grad which [is] have moral, owning the spirit [of] independence and nationality in development of science, artistic and technological, which support national development move forward society and preserve nation culture, hence owner of this blog will continue that civilization until [do] not know ending dot.

Mission medium this blog [is] made also of bersinggungan with education mission that is carrying out research and education supporting national development, devotion to society which in harmony with nation philosophy, constructing healthy life, and also develop science finding, artistic creature energy teknologi,dan, by is optimal [of] utilization of available sumberdaya.

By Agus s

Nama Institut Seni Indonesia Yogyakrata yang dikenal dengan ISIJOGJA adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi seni negeri yang berstatus perguruan tinggi penuh, dan memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pendidikan sampai ke jenjang tertinggi.
ISI Yogyakarta dibentuk atas Keputusan Presiden RI No: 39/1984 tanggal 30 Mei 1984, dan diresmikan berdirinya oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Nugroho Notosusanto, pada tanggal 23 Juli 1984.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori