Pemilu aneh tapi nyata
Selingan cerita kampung
Kampung Plembangan Jogotirto Berbah Sleman Yogyakarta dalam masa kepemimpinan rukun warga yang disingkat rw: 26 Dusun Bulu Desa Jogotirto mengadakan pemilihan umum terbuka tidak seperti biasanya. Pak Rw di tahun sebelumnya dipilih oleh rapat kampung yang diadakan 35 hari sekali atau selapanan yang dihadiri oleh warga bapak-bapak yang sudah berkeluarga, kini giliran kepemimpinan periode 2011 sampai 2014 dipilih seperti pemilihan Lurah kepala desa, pilkada atau pemilu presiden.
Anehnya dalam kampanye mereka mengatakan “jangan pilih saya!” ini bedanya dengan pemilu lain.
Hak suara berjumlah kurang lebih 250 yang terdiri dari lazimnya hak pilih WNI yaitu umur 17 tahun keatas tanpa kecuali, RW 26 membawahi 2 RT yaitu rt 06 dan 07.
Calon RW hanya ada 2 yaitu Sujadi dan Jumadi, setelah pemungutan suara berjalan membuahkan hasil selisih 5 suara yang dimenangkan oleh Jumadi. Anehnya lagi jago yang kalah malah syukuran di malam harinya. Haja haja haja………………
Komentar Terakhir