<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>ARTS AND EDUCATION OF INDONESIA</title>
	<atom:link href="http://8u9a.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://8u9a.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Mar 2011 09:49:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='8u9a.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>ARTS AND EDUCATION OF INDONESIA</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://8u9a.wordpress.com/osd.xml" title="ARTS AND EDUCATION OF INDONESIA" />
	<atom:link rel='hub' href='http://8u9a.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>inovatif Culture on Vilag</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2011/03/02/inovatif-culture-on-vilag/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2011/03/02/inovatif-culture-on-vilag/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 14:12:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/2011/03/02/inovatif-culture-on-vilag/</guid>
		<description><![CDATA[Pemilu aneh tapi nyata Selingan cerita kampung Kampung Plembangan Jogotirto Berbah Sleman Yogyakarta dalam masa kepemimpinan rukun warga yang disingkat rw: 26 Dusun Bulu Desa Jogotirto mengadakan pemilihan umum terbuka tidak seperti biasanya. Pak Rw di tahun sebelumnya dipilih oleh rapat kampung yang diadakan 35 hari sekali atau selapanan yang dihadiri oleh warga bapak-bapak yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=179&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;margin-left:36pt;"><span style="font-size:16pt;">Pemilu aneh tapi nyata<br />
</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-size:16pt;">Selingan cerita kampung</span></p>
<p style="margin-left:36pt;">Kampung Plembangan Jogotirto Berbah Sleman Yogyakarta dalam masa kepemimpinan rukun warga yang disingkat rw: 26 Dusun Bulu Desa Jogotirto mengadakan pemilihan umum terbuka tidak seperti biasanya. Pak Rw  di tahun sebelumnya dipilih oleh rapat kampung yang diadakan 35 hari sekali  atau <em>selapanan</em> yang dihadiri oleh warga bapak-bapak yang sudah berkeluarga, kini giliran kepemimpinan periode 2011 sampai 2014 dipilih seperti pemilihan Lurah kepala desa, pilkada atau pemilu presiden.</p>
<p style="margin-left:36pt;">Anehnya dalam  kampanye  mereka mengatakan &#8220;jangan pilih saya!&#8221;  ini bedanya dengan pemilu  lain.</p>
<p style="margin-left:36pt;">&nbsp;</p>
<p style="margin-left:36pt;">Hak suara berjumlah kurang lebih 250 yang terdiri dari lazimnya hak pilih WNI yaitu umur 17 tahun keatas tanpa kecuali, RW 26 membawahi 2 RT yaitu rt 06 dan 07.</p>
<p style="margin-left:36pt;">Calon RW hanya ada 2 yaitu Sujadi dan Jumadi, setelah pemungutan suara berjalan membuahkan hasil  selisih 5 suara yang dimenangkan oleh Jumadi.  Anehnya lagi jago yang kalah malah syukuran di malam harinya. Haja haja haja………………</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/179/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/179/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=179&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2011/03/02/inovatif-culture-on-vilag/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PEMBELAJARAN EFEKTIF</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2011/02/01/pembelajaran-efektif/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2011/02/01/pembelajaran-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 10:23:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/2011/02/01/pembelajaran-efektif/</guid>
		<description><![CDATA[PEMBELAJARAN KONTEKTUAL DAN BERFIKIR KRITIS Pendahuluan 1. Latar Belakang Adanya kebijakan peningkatan jaminan kualitas lulusan SLTP membawa konsekuensi di bidang pendidikan, antara lain perubahan dari model pembelajaran yang mengajarkan mata-mata pelajaran (subject matter based program) ke model pembelajaran berbasis kompetensi (competencies based program). Model pembelajaran berbasis kompetensi bermaksud menuntun proses pembelajaran secara langsung berorientasi pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=178&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:16pt;"><strong>PEMBELAJARAN KONTEKTUAL DAN BERFIKIR KRITIS<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Pendahuluan<br />
</strong></span></p>
<p><span style="font-family:Arial;"><strong>1.  Latar Belakang<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Adanya kebijakan peningkatan jaminan kualitas lulusan SLTP membawa konsekuensi di bidang pendidikan, antara lain perubahan dari model pembelajaran yang mengajarkan mata-mata pelajaran (<em>subject matter based program)</em> ke model pembelajaran berbasis kompetensi (<em>competencies based program)</em>. Model pembelajaran berbasis kompetensi bermaksud menuntun proses pembelajaran secara langsung berorientasi pada kompetensi atau satuan-satuan kemampuan. Pengajaran berbasis kompetensi menuntut perubahan kemasan kurikulum, dari model lama berbentuk silabus yang berisi uraian mata pelajaran yang harus diajar ke dalam kemasan yang berbentuk paket-paket kompetensi. Hal ini membawa konsekuensi bahwa proses pembelajaran harus berorientasi pada pembentukan seperangkat kompetensi sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Hal demikian  menuntut kemampuan guru dalam merancang model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik bidang kajian dan karakteristik siswa agar mencapai hasil yang maksimal. Oleh kerana itu peran guru dalam konteks pembelajaran menuntut perubahan, antara lain : (a) peranan guru sebagai penyebar informasi semakin kecil, tetapi lebih banyak berfungsi sebagai pembimbing, penasehat, dan pendorong, (b) peserta didik adalah individu-individu yang kompleks, yang berarti bahwa mereka mempunyai perbedaan cara belajar sesuatu yang berbeda pula, (c) proses belajar mengajar llebih ditekankan pada belajar daripada mengajar (Laster, 1985).<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">    Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan pergeseran peran guru dalam pembelajaran, yaitu :<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Cara pandang guru terhadap siswa perlu diubah. Siswa bukan lagi sebagai obyek pengajaran, tetapi siswa sebagai pelaku aktif dalam proses pembelajaran. Dalam diri siswa terdapai berbagai potensi yang siap dikembangkan. Oleh katena itu dalam konteks pembelajaran guru diharapkan mampu memberikan dorongan kepada siswa untuk mengembangkan diri sesuai dengan potensi yang dimilikinya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Guru diharapkan mampu mengajarkan bagaimana siswa bisa berhubungan dengan masalah yang dihadapi dan mengatasi persoalan yang muncul di masyarakat. Antara lain dengan cara  memberikan tantangan yang berupa kasus-kasus yang sering terjadi di masyarakat yang terkait bidang studi. Melalui kegiatan tersebut diharapkan siswa dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya, yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai bekal kemandirian dalam menghadapi berbagai tantangan di masyarakat. Bahkan lebih jauh lagi diharapkan bisa ikut ambil bagian dalam mengembangkan potensi masyarakatnya.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Prinsip pembelajaran KBK<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Prinsip pembelajaran yang dikembangkan untuk mencapai kefektifan dan efisiensi pengelolaan KBK di SLTP, antara lain :<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran berfokus pada siswa (<em>student cenrtered</em>), artinya orientasi pembelajaran terfokus kepada siswa. Siswa menjadi subyek pembelajaran dan kecepatan belajar siswa yang tidak sama perlu diperhatikan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran terpadu (<em>integrated learning</em>), maksudnya pengelolaan pembelajaran/KBM dilakukan secara integratif. Semua tujuan pembelajaran yang berupa kemampuan dasar yang ingin dicapai bermuara pada satu tujuan akhir, yaitu mencapai kemampuan dasar lulusan.<br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran individu (<em>individual learning</em>), artinya siswa memiliki peluang untuk melakukan pembelajaran secara individual.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Belajar tuntas (<em>mastery learning</em>), maksudnya pembelajaran mengacu pada ketuntasan belajar kemampuan dasar melalui pemecahan masalah. Setiap individu dan kelompok harus menuntaskan pembelajaran satu kemampuan dasar baru belajar ke kemampuan dasar berikutnya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pemecahan masalah (<em>problem solving</em>), artinya proses dan hasil pembelajaran mengacu pada aktifitas pemecahan masalah yang ada di masyarakat, yaitu dengan menggunakan pendekatan belajar kontekstual.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><em>Experience-based learning</em>, yakni pembelajaran dilaksanakan melalui pengalaman-pengalaman belajar tertentu dalam mencapai kemampuan belajar tertentu.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Selain pemanfaatan prinsi-prinsip tersebut, guru dimungkinkan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran lain yang sesuai dengan tuntutan perkembangan.<br />
</span></p>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p style="text-align:justify;margin-left:18pt;"><span style="font-family:Arial;"><strong>BELAJAR DAN PEMBELAJARAN<br />
</strong></span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Belajar Aktif<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Winkel (1996) mendefinisikan belajar sebagai suatu aktivitas mental/psikis, yang berlangsung dalam interaksi aktif dengan lingkungan yang menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengetahuan, pemahaman, keterampilan, nilai, dan sikap. Perubahan itu bersifat tetap dan berbekas. Belajar dapat dipandang sebagai usaha untuk melakukan proses perubahan tingkah laku kearah menetap sebagai pengalaman berinteraksi dengan lingkungannya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Belajar merupakan usaha seseorang untuk membangun pengetahuan dalam dirinya. Dalam proses belajar terjadi perubahan dan peningkatan mutu kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan siswa, baik dari segi kognitif, psikomotor maupun afektif.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Belajar aktif (sering dikenal sebagai &#8220;cara belajar siswa aktif&#8221;) merupakan suatu pendekatan dalam pengelolaan sistem pembelajaran melalui cara-cara belajar yang aktif menuju belajar yang mandiri. Kemampuan belajar mandiri merupakan tujuan akhir dari belajar aktif. Untuk dapat mencapai hal tersebut, kegiatan pembelajaran dirancang sedemikian rupa agar bermakna bagi siswa. Belajar yang bermakna terjadi bila siswa berperan secara aktif dalam proses belajar dan akhirnya mampu memutuskan apa yang akan dipelajarinya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Belajar aktif merupakan perkembangan dari teori <em>Dewey learning by doing </em>(1859-1952). Dewey sangat tidak setuju pada <em>rote learning </em>&#8220;belajar dengan menghafal&#8221;. Dewey merupakan pendiri sekolah Dewey School  yang menerapkan prinsip-prinsip <em>learning by doing</em>, yaitu bahwa siswa perlu terlibat dalam proses belajar secara spontan. Keingintahuan siswa akan hal-hal yang belum diketahuinya mendorong keterlibatannya secara aktif dalam suatu proses belajar. Menurut Dewey, guru berperan untuk menyediakan sarana bagi siswa untuk dapat belajar. Dengan peran serta siswa dan guru dalam belajar aktif, akan tercipta suatu pengalaman belajar yang bermakna.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Belajar aktif mengandung berbagai kiat yang berguna untuk menumbuhkan kemampuan belajar aktif pada diri siswa dan menggali potensi siswa dan guru untuk sama-sama berkembang dan berbagi pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Melalui pendekatan belajar aktif, siswa diharapkan akan lebih mampu mengenal dan mengembangkan kapasitas belajar dan potensi yang dimilikinya. Di samping itu siswa secara penuh dan sadar dapat menggunakan potensi sumber belajar yang terdapat di sekitarnya, lebih terlatih untuk berprakarsa, berpikir secara sistematis, kritis, tanggap, sehingga dapat menyelesaikan masalah sehari-hari melalui penelusuran informasi yang bermakna baginya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Selanjutnya, belajar aktif menuntut guru bekerja secara profesional, mengajar secara sistematis, dan berdasarkan prinsip-prinsip pembelajaran yang efektif dan efisien. Artinya, guru dapat merekayasa model pembelajaran yang dilaksanakan secara sistematis dan menjadikan proses pembelajaran sebagai pengalaman yang bermakna bagi siswa. Untuk itu guru diharapkan memiliki kemampuan :<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Memanfaatkan sumber belajar di lingkungannya secara optimal dalam proses pembelajaran.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Berkreasi dan mengembangkan gagasan baru<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Mengurangi kesenjangan pengetahuan yang diperoleh siswa dari sekolah dengan pengetahuan yang diperoleh di masyarakat<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Memperjelas relevansi dan keterkaitan mata pelajaran bidang ilmu dengan kebutuhan sehari-hari dalam masyarakat<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku siswa secara bertahap dan utuh<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Memberi kesempatan kepada siswa untuk  dapat berkembang secara optimal sesuai dengan kemampuannya<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:30pt;"><span style="font-family:Arial;">Menerapkan prinsip-prinsip belajar aktif.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dengan demikian, belajar aktif diasumsikan sebagai pendekatan belajar yang efektif untuk dapat membentuk siswa sebagai manusia seutuhnya yang mempunyai kemampuan untuk belajar mandiri sepanjang hayatnya, dan untuk membina profesionalisme guru.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:18pt;">
 </p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Pembelajaran<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Mengajar atau &#8220;teaching&#8221; adalah membantu siswa memperoleh  informasi, ide, keterampilan, nilai, cara berfikir, sarana untuk mengekpresikan dirinya, dan cara-cara belajar bagaimana belajar (Joyce dan Well, 1996). Pembelajaran  adalah upaya untuk membelajarkan siswa. Secara implisit dalam pengertian ini terdapat kegiatan memilih, menetapkan, mengembangkan metode untuk mencapai hasil pembelajaran yang diinginkan. Pemilihan, penetapan, dan pengembangan metode ini didasarkan pada kondisi pembelajaran yang ada. Kegiatan-kegiatan ini pada dasarnya merupakan inti dari perencanaan pembelajaran. Dalam hal ini istilah pembelajaran memiliki hakekat perencanaan atau perancangan (disain) sebagai upaya untuk membelajarkan siswa. Itulah sebabnya dalam belajar, siswa tidak berinteraksi dengan guru sebagai salah satu sumber belajar, tetapi berinteraksi dengan keseluruhan sumber belajar yang mungkin dipakai untuk mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu pembelajaran menaruh perhatian pada &#8220;bagaimana membelajarkan siswa&#8221;, dan bukan pada &#8220;äpa yang dipelajari siswa&#8221;. Dengan demikian perlu diperhatikan  adalah bagaimana cara mengorganisasi pembelajaran, bagiaman cara menyampaikan isi pembelajaran, dan bagaimana menata interaksi antara sumber-sumber belajar yang ada agar dapat berfungsi secara optimal. Pembelajaran perlu direncanakan dan dirancang secara optimal agar dapat memenuhi harapan dan tujuan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Rancangan Pembelajaran hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut :<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran diselenggarakan dengan pengalaman nyata dan lingkungan otentik, karena hal ini diperlukan untuk memungkinkan seseorang berproses dalam belajar (belajar untuk memahami, belajar untuk berkarya, dan melakukan kegiatan nyata) secara maksimal.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Isi pembelajaran harus didesain agar relevan dengan karakteristik siswa karena pembelajaran difungsikan sebagai mekanisme adaptif dalam proses konstruksi, dekonstruksi dan rekonstruksi pengetahuan, sikap, dan kemampuan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menyediakan media dan sumber belajar yang dibutuhkan. Ketersediaan media dan sumber belajar yang memungkinkan siswa memperoleh pengalaman belajar secara konkrit, luas, dan mendalam, adalah hal yang perlu diupayakan oleh guru yang profesional dan peduli terhadap keberhasilan belajar siswanya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Penilaian hasil belajar terhadap siswa dilakukan secara formatif sebagai diagnosis untuk menyediakan pengalaman belajar secara berkesinambungan dan dalam bingkai belajar sepanjang hayat (<em>life long  contiuning education).</em><br />
				</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p><span style="font-family:Arial;"><strong>3. Pembelajaran Efektif<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran efektif adalah pembelajaran dimana siswa memperoleh keterampilan-keterampilan yang spesifik, pengetahuan dan sikap serta merupakan pembelajaran yang disenangi siswa. Intinya bahwa pembelajaran dikatakan efektif apabila terjadi perubahan-perubahan pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor (Reiser Robert, 1996).<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:35pt;"><span style="font-family:Arial;"><strong>a. Ciri-ciri pembelajaran efektif :<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Aktif bukan pasif<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kovert bukan overt<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kompleks bukan sederhana<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dipengaruhi perbedaan individual siswa<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dipengaruhi oleh berbagai konteks belajar<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>b. Kriteria :<br />
</strong></span></p>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kecermatan penguasaan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kecepatan unjuk kerja<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Tingkat alih belajar<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Tingkat retensi (Reigeluth &amp; Merril, 1989)<br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
</li>
</ul>
<p><span style="font-family:Arial;"><strong>4.  Pembelajaran Kontekstual (Contextual Teaching and Learning)<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran dengan pendekatan kontekstual merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dengan konsep itu, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Proses pembelajaran berlangsung alamiah dalam bentuk kegiatan siswa bekerja dan mengalami, bukan transfer pengetahuan dari guru ke siswa. Strategi pembelajaran lebih dipentingkan daripada hasil.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Landasan filosofi pembelajaran dengan pendekatan kontekstual adalah konstruktivisme, yaitu filosofi belajar yang menekankan bahwa belajar tidak hanya sekedar menghapal. Siswa harus mengkonstruksikan pengetahuan di benak siswa sendiri. Pengetahuan tidak dapat dipisah-pisahkan menjadi fakta-fakta atau proporsi yang terpisah, tetapi mencerminkan keterampilan yang dapat diterapkan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dalam konteks itu, siswa perlu mengerti apa makna belajar, apa manfaatnya, dalam status apa mereka, dan bagaimana mencapainya. Siswa perlu menyadari bahwa yang mereka pelajari berguna bagi hidupnya nanti. Dengan demikian siswa memposisikan sebagai diri sendiri yang memerlukan suatu bekal untuk hidupnya nanti. Mereka mempelajari apa yang bermanfaat bagi dirinya dan berupaya menggapainya. Dalam upaya ini, siswa memerlukan guru sebagai pengarah dan pembimbing.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Dalam pembelajaran kontekstual, tugas guru adalah membantu siswa mencapai tujuan belajar. Oleh karena itu guru lebih banyak berurusan dengan strategi daripada memberi informasi. Tugas guru mengelola kelas sebagai sebuah tim yang bekerja bersama untuk menemukan sesuatu yang baru bagi anggota kelas (siswa). Sesuatu yang baru (pengetahuan, keterampilan) datang dari menemukan sendiri, bukan dari apa kata guru.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran kontektual merupakan salah satu dari sekian banyak model  pembelajaran, pembelajaran kontekstual dikembangkan dengan tujuan membekali siswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan dari satu permasalahan ke permasalahan lain dan dari satu konteks ke konteks lainnya.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>a.  Perbedaan pembelajaran kontektual dan konvensional<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">    Pola pembelajaran kontekstual berbeda dengan pembelajaran konvensional yang selama ini dikenal. Perbedaan tersebut tergambar dalam tabel berikut.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<div style="margin-left:29pt;">
<table style="border-collapse:collapse;" border="0">
<col style="width:232px;" />
<col style="width:248px;" />
<tbody valign="top">
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:solid .5pt;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran Konvensional</span> </p>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:solid .5pt;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran Kontektual</span> </p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menyandarkan pada hafalan</span> </div>
</li>
</ul>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Menyandarkan pada memori spasial</span></li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Pemilihan informasi ditentukan oleh guru</span></li>
</ul>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Pemilihan informasi berdasarkan kebutuhan individu siswa</span></li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Cenderung terfokus pada satu bidang tertentu</span></li>
</ul>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Cenderung mengintegrasikan beberapa  bidang</span> </div>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Memberikan tumpukan informasi kepada siswa sampai pada saatnya diperlukan</span></li>
</ul>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Selalu mengkaitkan informasi dengan pengetahuan awal yang telah dimiliki siswa</span></div>
</li>
</ul>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Penilaian hasil belajar hanya melalui kegiatan akademik berupa ujian ulangan</span></li>
</ul>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;">Menerapkan penilaian auntentik melalui penerapan praktis dalam pemecahan masalah</span></li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p style="margin-left:24pt;"><span style="font-family:Arial;"><strong>b.  Komponen Utama Pembelajaran  Kontekstual.<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pendekatan kontekstual memiliki tujuh komponen utama, yaitu konstruktivisme (<em>contructivism)</em>, menemukan <em>(inquiry)</em>, bertanya (<em>questioning)</em>,  masyarakat belajar (<em>learning community)</em>, pemodelan (<em>modeling)</em>, refleksi <em>(reflection)</em>, dan penilaian yang sebenarnya (<em>authentic assessment)</em>. Sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan kontekstual jika menerapkan ketujuh komponen tersebut dalam pembelajarannya. Model pembelajaran kontektual dapat diterapkan dalam kurikulum apa saja, bidang studi apa saja, dan kelas yang bagaimanapun keadaannya.<br />
</span></p>
<h3><span style="font-family:Arial;">c. Langkah-langkah Pembelajaran Kontekstual<br />
</span></h3>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Penerapan model pembelajaran kontekstual dalam kelas secara garis besar mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :<br />
</span></p>
<ol style="margin-left:45pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri, dan mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan keterampilan barunya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Laksanakan sejauh mungkin kegiatan inkuiri untuk semua topik<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Ciptakan masyarakat belajar (belajar dalam kelompok-kelompok)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Hadirkan model sebagai contoh pembelajaran<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lakukan refleksi di akhir pertemuan<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara<br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>d. Pendekatan Pembelajaran Kontekstual<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>    </strong>Pembelajaran kontekstual menempatkan siswa dalam konteks bermakna yang menghubungkan pengetahuan awal siswa dengan materi yang sedang dipelajari dan sekaligus memperhatikan faktor kebutuhan individual siswa dan peran guru. Untuk itu guru dalam menggunakan pendekatan pengajaran konekstual memperhatikan hal-hal  sebagai berikut.<br />
</span></p>
<ol style="margin-left:45pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">merencanakan pembelajaran sesuai dengan kewajaran perkembangan mental siswa (<em>developmentally appropriate)</em><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">membentuk group belajar yang saling ketergantungan (<em>interdependent learning group)</em><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menyediakan lingkungan yang mendukung pembelajaran mandiri (<em>self regulated learning)</em> yang mempunyai karakteristik : kesadaran berfikir, penggunaan strategi, dan motivasi berkelanjutan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Mempertimbangkan keragaman siswa (<em>disversity of student)</em><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Memperhatikan multi-intelegensi siswa  (<em>mltiple intelligences), spasial-verbal, linguistic-verbal, interpersonal, musikal ritmik, naturalis, badan-kinestetika, intrapersonal, dan logismatematis.</em> (Gardner, 1993)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menggunakan teknik-teknik bertanya yang meningkatkan pembelajaran siswa, perkembangan pemecahan masalah dan keterampilan berfikir tingkat tinggi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menerapkan penilaian autentik (<em>authentic assessment).</em><br />
				</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;">
<h3><span style="font-family:Arial;">Karakteristik Pembelajaran Kontekstual<br />
</span></h3>
</div>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Adanya kerjasama</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Saling menunjang</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menyenangkan, tidak membosankan</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Belajar dengan bergairah</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Pembelajaran terintegrasi</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Menggunakan bebagai sumber</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Siswa aktif</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Sharing dengan teman</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Siswa kritis, guru kreatif</span>
					</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Laporan kepada orang tua berujud, rapor, hasil karya siswa, laporan praktikum, dan karangan siswa, dll.</span>
					</div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;margin-left:15pt;">
 </p>
</li>
</ol>
<h3><span style="font-family:Arial;">f. Penilaian<br />
</span></h3>
<p>    <span style="font-family:Arial;">Penilaian dilakukan dengan menggunakan penilaian authentik, yang mempunyai karakteristik sebagai berikut :<br />
</span></p>
<ol style="margin-left:45pt;">
<li><span style="font-family:Arial;">Penilaian dilaksanakan selama dan sesudah proses pembelajaran berlangsung<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">Menggunakan penilaian formatif maupun sumatif<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">Mengukur keterampilan dan performansi, bukan mengingat fakta<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">Berkesinambungan<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">Terintegrasi<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">Digunakan sebagai umpan balik.<br />
</span></li>
</ol>
<p>
 </p>
<p style="margin-left:27pt;"><span style="font-family:Arial;">Hal-hal yang digunakan sebagai dasar penilaian prestasi siswa meliputi :<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">    Penilaian kinerja (<em>performance assessment)</em><br />
		</span></p>
<ol style="margin-left:45pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Observasi Sistematik (<em>Systematic observation)</em><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Portofolio (<em>portofolio)</em><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Jurnal Sain (<em>Journal)</em><br />
				</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Penilaian mencakup umpan balik dan berbagai bentuk refleksi<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>4. Mengembangkan sikap kritis dan kreatif siswa<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">    Sebagai salah satu ciri pembelajaran kontekstual adalah sikap kritis siswa dan kreatif guru dalam proses pembelajaran. Berfikir kritis dan kreatif merupakan komponen utama berfikir tingkat tinggi (<em>higher order thinking)</em>. Proses berfikir tingkat tinggi harus dikembangkan pada setiap diri siswa. Hal ini merupakan tugas guru, karena guru harus megembangkan potensi siswa semaksimal mungkin hingga mencapai kemampuan yang tinggi pada setiap diri siswa. Oleh karena itu pembelajaran dituntut dapat mengembangkan siap kritis dan kreativitas siswa. Sikap kritis dan kreatifitas siswa dapat dikembangkan melalui pembelajaran yang berpusat pada otak kanan. Otak kanan mempunyai kemampuan berfikir kreatif, holistik, spasial. sedangkan otak kiri mengembangkan kemampuan berfikir rasional, analitis, linier. Otak kiri mengendalikan wicara dan otak kanan mengendalikan tindakan. Tabel berikut ditunjukkan perbedaan proses berfikir otak kiri dan kanan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<div style="margin-left:17pt;">
<table style="border-collapse:collapse;" border="0">
<col style="width:264px;" />
<col style="width:248px;" />
<tbody valign="top">
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:solid .5pt;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Berfikir Konvergen<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>(Proses di belahan otak Kiri)</strong></span> </p>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:solid .5pt;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Berfikir Divergen<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>(Proses di belahan otak kanan)</strong></span> </p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ol>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">tertarik pada proses penemuan yang bersifat bagian-bagian dari suatu komponen.<br />
</span></li>
</ol>
<p>
 </p>
<p style="margin-left:6pt;">
 </p>
<ol>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir analisis<br />
</span></li>
</ol>
<p>
 </p>
<ol>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir yang mementingkan tata urutan secara sekuensial dan serial<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir temporal, terikat pada waktu kini<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir verbal, matematis, notasi musikal.</span></li>
</ol>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ol>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">tertarik pada proses pengintegrasian dari bagian-bagian suatu komponen menjadi satu kesatuan yang bersifat utuh dan menyeluruh<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir yang bersifat relasional, konstruksional, dan membangun suatu pola.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir simultan, dan paralel<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir lintas ruang, tidak terikat pada waktu kini<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">proses berfikir yang bersifat visual, lintas ruang dan musikal.</span></li>
</ol>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p>
 </p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">    Berikut disajikan berbagai perilaku dan kaitannya dengan berfikir kreatif dan kritis pada diri siswa.<br />
</span></p>
<div style="margin-left:35pt;">
<table style="border-collapse:collapse;" border="0">
<col style="width:248px;" />
<col style="width:248px;" />
<tbody valign="top">
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:solid .5pt;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>PERILAKU</strong></span> </p>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:solid .5pt;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>TERKAIT DENGAN</strong></span> </p>
</td>
</tr>
<tr>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:solid .5pt;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Bosan dengan tugas rutin; menolak membuat pekerjaan rumah<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Tidak berminat terhadap detail dan pekerjaan kotor<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Membuat lelucon atau komentar pada saat tidak tepat<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Menolak otoritas, tidak konformistis, keras kepala<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Sukar beralih pada topik lain<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Emosional sensitif, overacting, cepat marah atau menangis kalau ada yang salah<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Kecenderungan dominasi<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Sering tak setuju ide orang lain atau tak setuju ide gurunya<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Kritis terhadap diri, tak sabar menghadapi kegagalan<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Kritis terhadap guru dan orang lain.</span></li>
</ul>
</td>
<td style="padding-left:7px;padding-right:7px;border-top:none;border-left:none;border-bottom:solid .5pt;border-right:solid .5pt;">
<h4><span style="font-size:10pt;"><strong>Kreativitas<br />
</strong></span></h4>
</p>
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Toleransi tinggi untuk makna ganda,<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Berfikir bebas, divergen<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Berani ambil resiko<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Imaginatif, sensitif<br />
</span></li>
</ul>
<p>
 </p>
<p>
<h4><span style="font-size:10pt;"><strong>Motivasi<br />
</strong></span></h4>
</p>
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Tekun dalam bidang yang diminatinya<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Intens dalam menghayati perasaan dan nilai<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Bebas<br />
</span></li>
</ul>
<p>
 </p>
<p>
<h4><span style="font-size:10pt;"><strong>Berfikir kritis<br />
</strong></span></h4>
</p>
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Dapat melihat kesenjangan antara kenyataan dan kebenaran<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Mengacu pada hal-hal yang ideal<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Mampu menganalisis dan evaluasi.</span></li>
</ul>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</div>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">KEPUSTAKAAN<br />
</span></h1>
<p style="margin-left:42pt;"><span style="font-family:Arial;">Johnson, Elaine B. (2002). <em>Contextual Teaching and Learning. </em>California : A Sage Publications Company.<br />
</span></p>
<p style="margin-left:42pt;">
 </p>
<p style="margin-left:42pt;"><span style="font-family:Arial;">Laster, Lan. (1985). <em>The school of the future : some teachers view on education in the year 2000.</em> UK.<br />
</span></p>
<p style="margin-left:42pt;">
 </p>
<p style="margin-left:42pt;"><span style="font-family:Arial;">Reigeluth, C.M. (1983). <em>Instruction design theories and models, an overview of their current status.</em> London: Lawrence Erlbaum Associates Publishers.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p> </p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;"><strong>CONTOH 1<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;"><strong>RENCANA PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL<br />
</strong></span></p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-family:Arial;">Mata Pelajaran         : IPA<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">Kelas                :<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">Semester            :<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Arial;">Waktu                : 2 x 40 menit ( 1 kali pertemuan)<br />
</span></p>
<p>
 </p>
<ol style="margin-left:72pt;">
<li><span style="font-family:Arial;"><strong>Tujuan<br />
</strong></span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Arial;">    Siswa dapat membedakan antara tumbuhan berbiji tunggal dengan tumbuhan berbiji banyak<br />
</span></p>
<p style="margin-left:6pt;">
 </p>
<ol style="margin-left:72pt;">
<li><span style="font-family:Arial;"><strong>Media<br />
</strong></span></li>
</ol>
<ol style="margin-left:48pt;">
<li><span style="font-family:Arial;">lima kantung plastik ukuran 30 x 20 mc<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">biji-bijian masing-masing 20 butir<br />
</span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Arial;">    biji kacang tanah        biji aren        biji kenari<br />
</span></p>
<p style="margin-left:36pt;"><span style="font-family:Arial;">    biji rambutan            biji salak<br />
</span></p>
<p style="margin-left:36pt;"><span style="font-family:Arial;">    biji jambe            biji kedelai<br />
</span></p>
<ol style="margin-left:48pt;">
<li><span style="font-family:Arial;">lima pasang gambar, yang masing-masing menunjukkan jenis akar tumbuhan berbiji tunggaldan berbiji jamak.<br />
</span></li>
</ol>
<p>
 </p>
<p style="margin-left:72pt;"><span style="font-family:Arial;">Catatan : setiap kantung plastik diisi dengan lima butir biji-bijian dari masing-masing jenis.<br />
</span></p>
<p style="margin-left:6pt;">
 </p>
<ol style="margin-left:72pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Skenario Pembelajaran<br />
</strong></span></div>
</li>
</ol>
<ol style="margin-left:42pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> sebagai kegiatan pembuka, guru menanyakan kepada siswa tentang :<br />
</span></div>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">buah-buahan yang setiap hari dikonsumsinya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">biji-bijian bahan pembuat makanan<br />
</span></div>
</li>
</ol>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> siswa dibagi dalam lima kelompok, per kelompok menyebar mencari tempat, boleh di lantai, boleh menghadap meja (dan atau tiga meja disatukan).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> siswa menerima satu kantung plastik biji-bijian dsn dua lembar gambar (gambar akar yang di sampingnya berupa kolom yang bisa diisi biji-bijian)<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> siswa membuka kantung plastik, kemudian mengamati secara teliti biji-bijian yang ada<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> berdasarkan pengetahuan dan pengalamannya, siswa mengelompokkan biji-bijian berdasarkan bentuk akar yang ditunjukkan dalam gambar<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> siswa menempatkan biji-bijian yang telah dipisahkannya ke dalam kotak/kolom yang ada di samping gambar<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> siswa membuat catatan tentang pengelompokan jenis biji-bijian dengan istilah yang ditemukannya sendiri.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> setelah tiga puluh menit bekerja, siswa menyampaikan secara lisan temuannya<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"> guru memberi komentar temuan siswa dengan menyesuaikan istilah yang digunakan siswa dengan istilah dalam IPA<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">selanjutnya, dengan cara &#8220;sharing&#8221;, siswa menyebutkan sebanyak mungkin contoh tumbuh-tumbuhan untuk masing-masing jenis<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">sebagai kegiatan akhir, siswa diminta mengungkapkan sejumlah komoditas biji-bijian unggulan di Indonesia<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p>
 </p>
<ol style="margin-left:72pt;">
<li><span style="font-family:Arial;"><strong>Penilaian<br />
</strong></span></li>
</ol>
<p><span style="font-family:Arial;">    Penilaian untuk kegiatan ini didasarkan pada :<br />
</span></p>
<ol style="margin-left:54pt;">
<li><span style="font-family:Arial;">kerja sama dalam kelompok<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">format lembar kerja yang telah diisi siswa<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Arial;">catatan yang dibuat siswa<br />
</span></li>
</ol>
<p style="text-align:center;"> </p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;"><strong>RENCANA PEMBELAJARAN BERBASIS CTL<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:134pt;"><span style="font-family:Arial;">Topik/Kegiatan    :  Mendeskripsikan Benda Misteri<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:134pt;"><span style="font-family:Arial;">Kompetensi Dasar    :  Menulis Paragraf Deskripsi<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:134pt;"><span style="font-family:Arial;">Bidang Studi    :  Bahasa Indonesia<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:134pt;"><span style="font-family:Arial;">Kelas/Caturwulan    :  2/2<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:134pt;"><span style="font-family:Arial;">Waktu    :  90 menit<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:134pt;">
 </p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">A. Tujuan<br />
</span></h1>
<p style="text-align:justify;margin-left:35pt;"><span style="font-family:Arial;">Melatih siswa mendeskripskan ciri dan menemukan karakteristik benda-benda, kemudian mengungkapkannya dalam sebuah paragraf deskriptif.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:35pt;">
 </p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">B. Media    <br />
</span></h1>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">     Untuk melaksanakan kegiatan ini diperlukan media:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">4 buah benda misteri yang dibungkus rapi (korek api, kotak sabun, akar pohon, dll).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">1 lembar pengamatan.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">C.  Skenario Pembelajaran<br />
</span></h1>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Guru menjelaskan rencana kegiatan saat itu, yaitu mendeskripsikan benda misteri. Kemampuan yang dilatihkan adalah cara mendeskripsikan atau menemukan ciri benda-benda.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Siswa dibagi dalam empat kelompok, dengan cara guru menghitung siswa satu, dua, tiga, dan empat. Yang nomor satu, masuk kelompok satu, yang nomor dua masuk kelompok dua, dan seterusnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Guru membagi benda yang telah disiapkan. Jangan sampai kelompok lain &#8216;mengintip&#8217;. Kemudian dibagikan juga blanko.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Siswa mendeskripsikan benda misteri dengan mengisi blangko yang ada. Pertama menjelaskan ciri benda dengan dua kata, kemudian dalam kalimat. Usahakan deskripsinya lengkap, tetapi tidak merujuk pada benda api itu.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Setelah 15 menit, secara bergantian masing-masing kelompok mendeskripsikan secara lisan benda itu. Setelah itu, kelompok lain menebaknya. Sebelum menebak, kelompok lain boleh bertanya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Siswa menyusun sebuah paragraf deskripsi berdasarkan data yang diperolehnya secara kelompok.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p style="text-align:justify;margin-left:21pt;">
 </p>
<p style="text-align:justify;margin-left:21pt;">
 </p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">D. Penilaian<br />
</span></h1>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">       Data kemajuan belajar diperoleh dari:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Partisipasi setiap siswa dalam kerja kelompok.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lembar pengumpulan data deskriptif.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Cara siswa menyampaikan ulasan deskriptif secara lisan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Paragraf deskripsi yang ditulis siswa.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong><em>CATATAN:<br />
</em></strong></span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:21pt;"><span style="font-family:Arial;">Setelah berakhir, lakukan refleksi atas pembelajaran itu!<br />
</span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Tanyakan kepada siswa, &#8220;Apakah kalian senang dengan kegiatan tadi?&#8221; Dengan cara itu, kalian lebih mudah menyusun paragraf deskripsi.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Refleksi CTL<br />
</span></div>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Proses <strong>inquiry </strong>muncul pada cara dan kiat mendeskripsikan yang ditempuh siswa.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Questioning </strong>muncul ketika siswa (peserta) mengamati benda, bertanya, mengajukan usul, dan menebak.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Learning community </strong>muncul pada kerja kelompok dan saling menebak dengan kelompok lain.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<p><span style="font-family:Arial;"><strong>CONTOH 3<br />
</strong></span></p>
</li>
</ul>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Arial;"><strong>RENCANA PEMBELAJARAN BERBASIS CTL<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:106pt;"><span style="font-family:Arial;">Topik    :  Mendeskripsikan Ikan dan Perilakunya<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:106pt;"><span style="font-family:Arial;">Bidang Studi    :  Integrasi antara IPA, Matematika, dan Bahasa Indonesia<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;margin-left:106pt;"><span style="font-family:Arial;">Waktu    :  90 menit<br />
</span></p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">A. Tujuan<br />
</span></h1>
<p style="text-align:justify;margin-left:35pt;"><span style="font-family:Arial;">Melatih siswa menemukan, menganalisis, mengamati, menggambarkan, menyajikan secara visual, dan menyajikan di hadapan orang banyak ikan dan perilakunya.<br />
</span></p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">B. Media<br />
</span></h1>
<p style="text-align:justify;margin-left:35pt;"><span style="font-family:Arial;">Untuk melaksanakan kegiatan ini diperlukan media:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lima topless atau gelas, yang masing-masing sudah diisi seekor ikan (besarnya disesuaikan dengan gelas).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Lima lembar kertas karton (manila) untuk membuat gambar.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">5 termometer pengukur suhu air.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">5 penggaris.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">5 spidol warna (atau lebih).<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">10 lembar kertas kwarto.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">C. Skenario pembelajaran<br />
</span></h1>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kelas dibagi lima kelompok.<strong><br />
					</strong></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Masing-masing kelompok menghadap meja yang di atasnya telah tersedia 1 toples berisi air dan ikan, penggaris, termometer, dan kertas manila, masing-masing satu buah. Juga dua lembar kertas kwarto.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Selama empat puluh menit, siswa mengamati ikan yang ada di toples. Siswa diminta mengamati ikan itu, mencatat semua yang mereka amati: ukuran warna, kira-kira beratnya, dll., dan perilakunya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Siswa menyajikan hasil pengamatan di kertas karton. Kreativitas dalam menyajikan ide hasil pengamatan sangat dihargai: boleh dengan gambar, bagan, atau verbal. Juga, apakah siswa mampu membedakan antara data kuantitatif dan data kualitatif yang mereka temukan.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Diwakili oleh salah seorang anggota, setiap kelompok menyajikan hasilnya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Sharing dalam kelas mengenai apa-apa yang bisa diamati dari kehidupan seekor ikan: warna, ukuran, tebal, berapa kali bernapas setiap menit, dsb.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Berikan &#8216;bonus&#8217; untuk penampil terbaik! (gambar bintang, permen, bolepen, dsb.)<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<h1><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">D. Authentic Assessment<br />
</span></h1>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Partisipasi siswa dalam kerja kelompok.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Kualitas display hasil pengamatan.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<h2><span style="font-family:Arial;font-size:11pt;">Catatan dari rp itu<br />
</span></h2>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Ilmu dan pengalaman diperoleh siswa dari menemukan sendiri. Itu berarti <strong>konstruktivisme</strong>.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;">Proses <strong>inquiry</strong> muncul pada cara dan kiat mendeskripsikan yang ditempuh siswa.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Questioning </strong>muncul ketika siswa (peserta) mengamati benda, bertanya, mengajukan usul, dan menebak.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Learning community </strong>muncul pada kerja kelompok dan saling menebak dengan kelompok lain.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;"><strong>Authentic assessment: </strong>yang dinilai dari kegiatan itu adalah kerja sama dalam kelompok dan hasil presentasi siswa.<br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
</li>
</ul>
<p>
 </p>
<p>
 </p>
<p><span style="font-family:Arial;"><br />
		</span> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/178/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/178/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=178&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2011/02/01/pembelajaran-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>NASKAH FESTIVAL SENDRATARI</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2011/01/21/naskah-festival-sendratari/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2011/01/21/naskah-festival-sendratari/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Jan 2011 04:01:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>
		<category><![CDATA[Arts]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/2011/01/21/naskah-festival-sendratari/</guid>
		<description><![CDATA[PULASTHA ASMARA TIBRA KONTINGEN KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2010 KATA PENGANTAR Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kontingen sendratari Sleman tahun 2010 dapat menyelesaikan persiapan sendratari dan dapat dipastikan mengirimkan wakil kontingen untuk turut berperan aktif dalam ajang Festival Sendratari Tingkat Kabupaten / Kota se-Propinsi DIY yang saat ini akan diselenggarakan di Pendapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=175&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:18pt;"><strong>PULASTHA ASMARA TIBRA<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:18pt;"><strong>KONTINGEN KABUPATEN SLEMAN TAHUN 2010<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>   KATA PENGANTAR<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Puji syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga kontingen sendratari Sleman tahun 2010 dapat menyelesaikan persiapan sendratari dan dapat dipastikan mengirimkan wakil kontingen untuk turut berperan aktif dalam ajang Festival Sendratari Tingkat Kabupaten / Kota se-Propinsi DIY yang saat ini akan diselenggarakan di Pendapa Tedjokusumo Universitas Negeri Yogyakarta Kuningan Catur Tunggal Depok Sleman, pada tanggal 29 dan 30 Oktober 2010.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">    Selain dari pada itu kerja keras dari para tim Produksi kontingen Sendratari Kabupaten Sleman  yang secara tekun dan tidak kenal putus asa dan rasa lelah membuat terselesainya karya tari  ini tepat pada waktunya dengan judul &#8220;Pulastha Asmara Tibra&#8221;.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">    Selanjutnya ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh rekan seniman tari dan karawitan Kabupaten Sleman yang mendukung secara langsung atau tidak langsung dalam garapan ini serta selalu memberikan masukan, bantuan tenaga, pikiran, moril sehingga karya tari dari Kontingen Sendratari Kabupaten Sleman ini dapat diselesaikan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">    Selanjutnya ucapan terima kasih serta arahan yang selalu ditunggu kami harapkan dari:<br />
</span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Bupati Kabupaten Sleman  untuk terlaksananya program yang kami rancang dalam karya Sendratari  ini.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, atas dukungan peran sertanya dalam program melaksanakan pembinaan dan pengembangan kreatifitas seni khususnya seni Tari di Kabupaten Sleman.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, atas peranan aktif dalam kerja sama dan memantau di lapangan dalam proses kerja tim produksi kontingen Sendratari Kabupaten Sleman.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Seluruh pendukung Kontingen Sendratari Kabupaten Sleman, memberikan tenaga dan fikiran, serta semangat untuk terlaksananya seluruh kegiatan ini.<br />
</span></div>
</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Selanjutnya ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.<br />
</span></p>
<p style="margin-left:18pt;">
 </p>
<ol>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>LATAR BELAKANG<br />
</strong></span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kabupaten Sleman merupakan salah satu wilayah Propinsi DIY yang memiliki potensi seni khususnya bidang seni tari beberapa kali meraih predikat baik. Keberadaan kabupaten Sleman yang strategis dekat dengan kota Yogyakarta  dan memiliki Perguruan Tinggi Negeri seperti Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang di dalamnya mencakup Fakultas bahasa dan Seni, serta telah melahirkan generasi muda seni secara aktif dan kreatif dalam bidang Seni Tari yang merupakan aset budaya dan harapan untuk masa depan seni di Kabupaten Sleman. Meski tidak menutup kemungkinan peran serta sanggar-sanggar Tari yang ada di Wilayah kabupaten Sleman untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kegiatan ini.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sebagai insan budaya Kota Yogyakarta diwajibkan untuk turut berperan serta secara aktif melestarikan, melaksanakan pembinaan dan pengembangan kreativitas seni khususnya Seni Tari, agar selalu menjunjung tinggi identitas masyarakat kota Yogyakarta sebagai insan yang berbudi dan berbudaya luhur.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Dalam pelaksanaannya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman melalui Bidang Kesenian memanggil seniman tari dan karawitan untuk membuat sebuah tim Produksi Sendratari agar terwujudnya kontingen Sendratari yang akan dikirim ke tingkat Propinsi dalam ajang Festival Sendratari Tingkat Kabupaten / Kota se-Propinsi DIY. Terwujudnya Tim Produksi Sendratari Kabupaten membuat kesepakatan untuk membuat karya tari garapan dengan mengambil tema asmara Panji, sumber Cerita Panji yang telah ditentukan oleh Panitia Penyelenggara Festival Sendratari antar Kabupaten kota se- Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, agar tidak keluar dari rambu-rambu yang telah disepakati bersama.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>IDE GARAPAN</strong><br />
						</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Pada ketentuan Cerita Panji sebagai Sumber Cerita dari Panitia Penyelenggara Festival Sendratari antar Kabupaten kota se- Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, maka sutradara dan penata tari menentukan garapan tema dramatik tentang kisah cerita  percintaan Panji Inukertapati yang mencintai dua wanita yaitu Angreni dan Galuh Candrakirana. Hal ini agar sebagai dasar pijakan sekaligus  untuk batasan dari karya ini. Dalam pengembangannya cerita digarap sesuai dengan interpertasi atau  <em>sanggit </em>penata tari agar sajian dapat menarik sesuai dengan kaidah tari klasik gaya Yogyakarta yang sudah dikembangkan.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">
 </p>
</li>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>SUMBER GARAPAN</strong><br />
						</span></div>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sumber garapan ini antara lain dari buku, artikel enternet, video yang mengungkap tentang kisah cerita Panji antara lain:<br />
</span></p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Dr. Agus Aris Munandar, Departemen Arkeologi Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, ditulis di enternet pada hari Kamis, 29 Juli 2010.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Opera Panji: Kisah Cinta Segitiga Pangeran Jenggala, Jakarta, Kompas.com, Senin, 27 Juli 2009 / 16.32 WIB<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Panji Cutra Pahlawan Nusantara, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Jakarta 1987<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Cerita Panji Dalam Perbandingan, Poerbatjaraka, 1968<br />
</span></div>
<p>
 </p>
</li>
</ul>
<ol>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>RANCANGAN GARAPAN  SENDRATARI<br />
</strong></span></div>
<ol>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>SINOPSIS<br />
</strong></span></div>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:14pt;">&#8220;Pulastha Asmara Tibra&#8221;<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><em>Asmara iku wuta, paribasane patrape kaya ambabiwuta, Tan bisa mawas bener lan luput kang ana  amung hardaning karsa kang kemudu- kudu selak bisa anggarwa. Sapa kang kataman asmara mesthi bakal kena pekathik dening kridhaning asmara, kang ana among ngronce tembung manis, ngronce kanikmatan kang pepuntone tekad kudu bisa methik sekar tetungguling sekaring taman sari. Pulasthaning asmara kang ginayuh tibra, tumpes tapis, kasandhang.<br />
</em></span></p>
<p style="margin-left:18pt;">
 </p>
</li>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>RANCANGAN DESAIN GERAK DAN RUANG<br />
</strong></span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Karya ini dilatarbelakangi oleh rangsang visual dan rangsang kinestetis yang hadir ketika setiap kali penata melihat dan melakukan gerak, pengamatan tertuju pada kukuatan gerak yang selalu hadir dalam <em>pathokan</em> Joget Mataram yaitu <em>sawiji greget sengguh ora mingkuh, </em>pada setiap pementasan Tari Klasik dan Garapan Gaya Yogyakarta. Sesuai dengan ketentuan ruang atau tempat yang akan dipakai pada penyelenggara maka konsep tempat juga menggunakan konsep Pendapa.<br />
</span></p>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Dalam rincian adegan sebagai berikut:<strong><br />
							</strong></span></p>
</li>
</ol>
</li>
</ol>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Adegan Introduksi<br />
</span></p>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Mimpi Angreni ternyata Panji memilih Galuh<br />
</span></li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Kesadaran Angreni untuk menjadi tumbal karena akan terjadi perang besar antara Jenggala dengan Kediri apabila ia tetap mengharapkan cinta Panji.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Adegan I<br />
</span></p>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Panji terperangjat, betapa sedihnya ketika datang dengan tiba-tiba Angreni sudah tidak bernyawa, hingga terjadilah goncangan jiwa antara anggapan kekasih masih hidup dengan mati.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Suatu ketika Panji mendapatkan firasat akan menemukan cintanya dengan jalan kekerasan dan peperangan semua kerajaan yang ditemuinya.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Adegan II<br />
</span></p>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Galuh Candrakirana meninggalkan kerajaan Kediri dengan perasaan sedih, akibat tunangannya mempunyai wanita lain dalam hidupnya.<br />
</span></div>
</li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Galuh sampai di Bali<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Adegan III<br />
</span></p>
<ul style="margin-left:54pt;">
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Suasana Kerajaan Bali dengan raja Jayaasmara sedang mengadakan pertemuan, dan datangnya Panji menantang, hingga terjadilah peperangan yang mengakibatkan terkalahnya raja Jayaasmara.<br />
</span></div>
</li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Terjawablah firasat Panji bertemu dengan kekasihnya.<br />
</span></li>
</ul>
<p>
 </p>
<ol>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>RANCANGAN IRINGAN TARI<br />
</strong></span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Iringan dihadirkan untuk memberikan suasana hidup sebuah garapan, tetapi juga dapat dijadikan sebagai pegangan untuk melahirkan ketukan yang dibutuhkan untuk menjadikan karya menengah dalam durasi waktu yang cukup panjang, dinamis dan enak untuk ditonton, tanpa harus mengesampingkan etika dan estetika. Iringan pada garapan ini menggunakan seperangkat gamelan Jawa dengan laras pelog dan slendro sebagai iringan pokok, kemudian dilengkapi dengan rebana, klinthing, kecrek sebagai instrument pendukung, yang kemudian diramu dan dipadukan antara gamelan dengan bentuk instrument dari kulitan(rebana dan bedhug), dengan harapan akan terciptanya sebuah garapan iringan Klasik. Konsep yang sangat sederhana namun dapat melahirkan suasana seperti yang dikehendaki oleh kesatuan sendratari.<br />
</span></p>
</li>
<li>
<div><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>RANCANGAN KOSTUM<br />
</strong></span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Tata busana mengacu pada konsep tari gaya Yogyakarta yaitu dengan mengenakan busana tari klasik gaya Yogyakarta yang sudah dikembangkan, dan sedikit mempunyai modifikasi dengan kostum wayang topeng Malang.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Penari rampak  putra menggunakan celana Panji dengan warna dasar hitam dilengkapi dengan ornamen garis plisir keemasan, kain menggunakan bentuk <em>sapit urang</em> yang dikembangkan dengan bokongan dan <em>rampek</em>, dengan warna dasar oranye, hitam hijau dan putih. Mempergunakan hiasan badan <em>kaweng, klat bahu</em>, kalung <em>penanggalan</em>, serta menggunakan <em>binggel. </em>Hiasan kepala jamang gelung dan<em><br />
					</em>sumping.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Penari rampak putri mempergunakan kain seredan panjang untuk dikembangkan sebagai pengganti sampur, memakai <em>mekak, </em>perhiasan kalung<em> klat bahu </em>dan<em> giwang.<br />
</em></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Menggunakan hiasan kepala jamang, sumping dan permainan rambut yang diberi asesoris gelung kecil.<br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Pemakaian busana tokoh sama dengan rampak hanya perbedaan warna serta penggunaan dari masin-masing asesoris yang disesuaikan dengan karakter yaitu peran putra gagah dan putri.<br />
</span></p>
<p>
 </p>
</li>
</ol>
<p><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;"><strong>DAFTAR TIM PRODUKSI<br />
</strong></span></p>
<ol>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Pimpinan Produksi        : Supriyadi Hasto Nugroho M. Sn<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Sutradara            : Agus Sukina SSn<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Penata Tari            : Supriyanto SPd<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Penata Rias dan Busana    : Hendro Supadmo SSn<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Penata Iringan         : Sariyoto<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Times New Roman;font-size:12pt;">Penata Artistik        : Drs Suyadi<br />
</span></li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/175/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/175/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=175&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2011/01/21/naskah-festival-sendratari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Performing Arts in Indonesia</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2011/01/01/performing-arts-in-indonesia/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2011/01/01/performing-arts-in-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Jan 2011 03:08:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[wayang kulit]]></category>
		<category><![CDATA[fragments]]></category>
		<category><![CDATA[instrument]]></category>
		<category><![CDATA[janaka]]></category>
		<category><![CDATA[Narayana]]></category>
		<category><![CDATA[punakawan]]></category>
		<category><![CDATA[puppets]]></category>
		<category><![CDATA[Ramayana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Art forms are not only based on folklore. Most of them have developed in the courts of former kingdoms so that, like in Bali, they have become part of religious ceremonies. The famous dance dramas of Java and Bali are derived from Hindu mythology and often feature  from the Ramayana and Mahabharata Hindu epics. Puppets [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=74&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Art forms are not only based on folklore. Most of them have developed in the courts of former kingdoms so that, like in Bali, they have become part of religious ceremonies. The famous dance dramas of Java and Bali are derived from Hindu mythology and often feature  from the Ramayana and Mahabharata Hindu epics.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="aligncenter" title="wayang pupets central java" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs276.snc3/27962_100290413353049_100001162711025_994_6659409_n.jpg" alt="Narayana-janaka-punakawan" width="461" height="318" /></p>
<p style="text-align:justify;">Puppets of the <em>wayang kulit </em>shadow play are made of intricately carved and colorfully painted leather, while the <em>wayang golek</em> puppets are made of the light but strong arbasiah wood and dressed in batik wooden puppets. Both the wayang kulit and wayang golek theaters are operated by the <em>dalang</em> (puppeteer) who manipulates the puppets and makes them &#8220;speak&#8221; in different voices and accents according to character age and/or sex. Besides, the dalang must be at the same time a composer, improviser, producer, orator, singer, choir master, dance master and stage manager. <em>Wayang golek</em> and <em>wayang kulit </em>performances are accompanied by the Javanese <em>gamelan</em> musical instruments. The wayang kulit performance is very popular with the people in Central Java, while the <em>wayang golek</em> is generally performed in West Java.</p>
<p style="text-align:justify;">The bamboo angklung musical instruments of West Java and the wooden kolintang of North Sulawesi are widely known. Another kind of musical instrument which is also attractive and unique is the sasando of East Nusa Tenggara. Sasando is a stringed musical instrument made of lontar leaves and is handled like a guitar.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://8u9a.files.wordpress.com/2011/01/sendratari2010.jpg"><img title="sendratari2010" src="http://8u9a.files.wordpress.com/2011/01/sendratari2010.jpg?w=500&#038;h=321" alt="" width="500" height="321" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=74&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2011/01/01/performing-arts-in-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc3/hs276.snc3/27962_100290413353049_100001162711025_994_6659409_n.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">wayang pupets central java</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://8u9a.files.wordpress.com/2011/01/sendratari2010.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sendratari2010</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SENYUM INDONESIA</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2010/12/18/senyum-indonesia/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2010/12/18/senyum-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 18 Dec 2010 14:12:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah karya tari garapan baru produksi dari Plt Padepokan Bagong Kussudihardja pada tahun 2004 untuk lawatan ke Bangkok Thailand. Yang sampai sekarang masih menjadi Icon tampilan Plt Bagong K. Penata tari Sutopo Tedjo Baskoro Penata Iringan Djaduk Ferianto<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=142&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah karya tari garapan baru produksi dari Plt Padepokan Bagong Kussudihardja pada tahun 2004 untuk lawatan ke Bangkok Thailand. Yang sampai sekarang masih menjadi Icon tampilan Plt Bagong K.<a href="http://8u9a.wordpress.com/2010/12/18/senyum-indonesia/#gallery-1-slideshow">Click to view slideshow.</a></p>
<p>Penata tari Sutopo Tedjo Baskoro</p>
<p>Penata Iringan Djaduk Ferianto</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=142&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2010/12/18/senyum-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Karya Payung Berampai</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2009/11/22/karya-payung-berampai/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2009/11/22/karya-payung-berampai/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 05:34:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[seni tari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=134</guid>
		<description><![CDATA[“Payung Berampai” atau “Payung Marga Udik” adalah salah satu karya tari yang menjadi papan atas dimana sempat menjadi juara I pada lomba SILN 2009 di Makassar pada  tanggal 14 – 18 November 2009 ini. Judul karya tari ini diilhami dari property tari yang menggunakan payung dimana semua aspek ide gerak diambil dari gerak Sumatra yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=134&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Payung Berampai” atau “Payung Marga Udik” adalah salah satu karya tari yang menjadi papan atas dimana sempat menjadi juara I pada lomba SILN 2009 di Makassar pada  tanggal 14 – 18 November 2009 ini.</p>
<p>Judul karya tari ini diilhami dari property tari yang menggunakan payung dimana semua aspek ide gerak diambil dari gerak Sumatra yang mempergunakan langkah kaki <em>double step</em> dan satu <em>step</em>.</p>
<p>Ide tema garapan tari mengambil dari pergaulan pertemanan anak muda disebuah etnis terpencil di daerah Melayu.</p>
<p>Karya yang digarap selama 2 bulan dengan editting musik dan penggarapan kostum tari yang tidak mudah, dilalui dengan penuh semangat dan tidak lepas dari sebuah pengorbanan.</p>
<p>Dari berbagai lagu yang kemudian dikompilasi secara runut disesuaikan dengan teori dinamika pertunjukan menjadi ide awal untuk mencari gerak yang sesuai pula dengan keutuhan garapan tari.</p>
<p>Karya ini adalah karya yang ke 27, dimana sempat menjadi puncak kejayaan bagi SIB Bangkok karena telah mengantarkan pula pada Juara UMUM lomba SILN 2009 di Makassar.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/134/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/134/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=134&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2009/11/22/karya-payung-berampai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>THAILAND MENCEKAM’09</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2009/05/03/thailand-mencekam%e2%80%9909/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2009/05/03/thailand-mencekam%e2%80%9909/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 04:58:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[BERITA kaledoskop THAILAND MENCEKAM’09 Dalam kejadian kemarin terjadi benturan di beberapa tempat radius 1-4 km dari KBRI Bangkok seperti Pracha Songkroh (Depan Gereja Lady of Fatima), Pertigaan Din Daeng, Perempatan Ratchaprarop, Perempatan Sri Ayutthaya (Depan Kemlu), Urupong, Kingpet (Soi 5 dan Soi 7),  Yommarat (dekat Pasar Mahanak dan RS Mission), NangLaeng (depan Pacuan Kuda dekan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=126&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#333300;">BERITA kaledoskop THAILAND MENCEKAM’09</span></strong></p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td align="left" valign="top">
<p style="text-align:justify;">Dalam   kejadian kemarin terjadi benturan di beberapa tempat radius 1-4 km dari KBRI   Bangkok seperti Pracha Songkroh (Depan Gereja Lady of Fatima), Pertigaan Din   Daeng, Perempatan Ratchaprarop, Perempatan Sri Ayutthaya (Depan Kemlu),   Urupong, Kingpet (Soi 5 dan Soi 7),  Yommarat (dekat Pasar Mahanak dan   RS Mission), NangLaeng (depan Pacuan Kuda dekan Govt. House), Jembatan Phan   Fah (Dekat Kuil Golden Mount) dan Mabes AD (dekat Kementerian Pendidikan dan   UNESCAP), Depan Suan Amphorn, Kuil Benjamabhopit (perempatan dekat Istana   Chitralada) dan depan Gedung Partai Demokrat.</p>
<p>Militer dan pemerintah BMA mulai membersihkan jalan-jalan yang tertutup bis   terbakar dan manuver untuk membubarkan massa   yang sekarang terpusat di sekitar Government House yang posisinya sudah   terkepung militer. Militer sedang bergerak masuk ke Government House. Kelompok   Merah menyatakan akan bertahan sampai titik darah penghabisan. (Semoga tidak   sampai timbul korban jiwa.. Amin. Doakan saja)</p>
<p>Beberapa jalan di sekitar Government House masih tutup untuk pengamanan atau   karena otoritas terkait masih membersihkan jalan atau melakukan   pemeriksaan/identifikasi TKP. Dan beberapa bis dioperasikan tidak sampai   tujuan trayek terakhir, jadi jangan heran sekiranya naik bis turun ditengah   jalan (mis. hanya sampai pratunam, dll). Sementara ini, jalan ke pasar Mahanak dan   RS Mission masih tutup. Didepan Soi 7 masih dalam keadaan siaga untuk   antisipasi serangan kelompok merah seperti kemarin yang tampaknya akan balas   dendam, tentara stand by didepan soi.</p>
<p>Beberapa Dept Store dekat KBRI seperti Paragon, Central World, Central   Chidlom masih tutup diharapkan dapat dibuka hari rabu besok dan menunggu   evaluasi lebih lanjut. Tapi MBK buka tapi bank-bank ditutup. Beberapa SPBU di   sekitar TKP masih tutup.<br />
Catatan: Ada juga beberapa Toko disamping tutup karena Songkran juga bukan   karena situasi keamanan.</p>
<p>Meski secara umum pemerintah/militer dapat mengendalikan situasi namun   sebaiknya kita berwaspada terutama dari gang motor yang sewaktu-waktu   memperkeruh situasi dengan melakukan penembakan sporadis seperti semalam ada   1 tentara di tempak jembatan Saphan hua Chang (dekat Asia Hotel), jangan   mendekati daerah-daerah rawan konflik. Apabila ada keganjilan siaga saja   seperti jalan di mall tiba-tiba toko tutup.</p>
<p>untuk sementara ini apabila mau berjalan jauh dengan taksi kami sarankan   dengan taksi panggilan apabila jalan jauh seperti ke airport (telpon 1681). Untuk   melakukan perkembangan keadaan dapat dipantau melalui Thai TV (free TV) atau   nation TV/radio (bisa dibuka lewat <a href="http://www.nationchannel.com/" target="_blank">www.nationchannel.com</a>). Untuk informasi jalan raya bisa   telepon polisi (tel. 191). Informasi bis (184).</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Oleh suleman Selasa, 14 April, 2009, 4:02 AM</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/126/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/126/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=126&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2009/05/03/thailand-mencekam%e2%80%9909/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The world of entertainment in Bangkok&#8217;09</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2009/04/12/the-world-of-entertainment-in-bangkok09/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2009/04/12/the-world-of-entertainment-in-bangkok09/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 13:35:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>
		<category><![CDATA[Culture]]></category>
		<category><![CDATA[http://www.dotcomsecrets.tv/]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[The development of art and culture depends on the political elements, for someone to celebrate a sense of security based on something comfortable. While the political conditions in the civil state is not stabilized Thailand beginning in 2009. opposite party just think that one of their personal time. From the yellow group previously showed that [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=113&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>The development of art and culture depends on the political elements, 	for someone to celebrate a sense of security based on something comfortable. While the political conditions in the civil state is not stabilized Thailand beginning in 2009.<br />
opposite party just think that one of their personal time.<br />
From the yellow group previously showed that up  want to win therefore lost millions of baht.<img class="alignleft size-full wp-image-122" title="demo21" src="http://8u9a.files.wordpress.com/2009/04/demo21.jpg?w=500" alt="demo21"   /></p>
<p>after the mission and after the coup was successful, now turn the party does not turn red with the receipt of government have, to be defeated Ktt Asean. As if other nations do not believe the person who does not act responsible. Until now my question is who or where the State seeking the benefits behind all this?<br />
This is the government forbade the evening entertainment, such as crop art. So, What in your opinion?<br />

<a href='http://8u9a.wordpress.com/2009/04/12/the-world-of-entertainment-in-bangkok09/demo/' title='demo'><img data-attachment-id='114' data-orig-size='590,335' data-liked='0'width="150" height="85" src="http://8u9a.files.wordpress.com/2009/04/demo.jpg?w=150&#038;h=85" class="attachment-thumbnail" alt="demo" title="demo" /></a>
<a href='http://8u9a.wordpress.com/2009/04/12/the-world-of-entertainment-in-bangkok09/demo21/' title='demo21'><img data-attachment-id='122' data-orig-size='288,173' data-liked='0'width="150" height="90" src="http://8u9a.files.wordpress.com/2009/04/demo21.jpg?w=150&#038;h=90" class="attachment-thumbnail" alt="demo21" title="demo21" /></a>
</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/113/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/113/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=113&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2009/04/12/the-world-of-entertainment-in-bangkok09/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://8u9a.files.wordpress.com/2009/04/demo21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">demo21</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://8u9a.files.wordpress.com/2009/04/demo.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">demo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://8u9a.files.wordpress.com/2009/04/demo21.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">demo21</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bisnis modal gratis</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2008/12/02/bisnis-modal-gratis/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2008/12/02/bisnis-modal-gratis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 23:51:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[belajar]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bussines]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[kerja]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan]]></category>
		<category><![CDATA[modal]]></category>
		<category><![CDATA[pelajar]]></category>
		<category><![CDATA[post]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=110</guid>
		<description><![CDATA[kerja sampingan juga bisa lebih menguntungkan.. kita lihat bersama-sama kita pelajari bersama-sama ya!!&#60;a href=&#8221;Like this post? Publish It On Your Own Blog&#8220;&#62;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=110&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kerja sampingan juga bisa lebih menguntungkan.. kita lihat bersama-sama kita pelajari bersama-sama ya!!&lt;a href=&#8221;<b>Like this post? <a href='http://shareapost.com/?action=category&amp;id=1&amp;order=1&amp;blog=1944' class='external' target='_blank'>Publish It On Your Own Blog</a></b>&#8220;&gt;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/110/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/110/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=110&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2008/12/02/bisnis-modal-gratis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sib dan Transtv</title>
		<link>http://8u9a.wordpress.com/2008/11/18/sib-dan-transtv/</link>
		<comments>http://8u9a.wordpress.com/2008/11/18/sib-dan-transtv/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2008 19:45:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>8u9a</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aducation]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://8u9a.wordpress.com/?p=105</guid>
		<description><![CDATA[Speak Up Thailand Anak-anak gampang sekali jadi korban kekerasan// Entah itu di rumah sendiri, di sekolah atau tempat mereka bermain Kalau di Indonesia kita kenal dengan istilah gencet-gencetan/plonco atau semacam bullying gitu deh/&#8230;.eits&#8230; jangan salah itu termasuk kekerasan ,&#8230;. supaya anak-anak korban kekerasan di sekolah berani ngomong , di Thailand ini ada kampanye namanya &#8220;berani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=105&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://8u9a.files.wordpress.com/2008/11/balita-minta2.jpg"><img src="/DOCUME~1/xp/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></a>Speak Up Thailand</p>
<p>Anak-anak gampang sekali jadi korban kekerasan// Entah itu di rumah sendiri, di sekolah atau tempat mereka bermain<br />
Kalau di Indonesia kita kenal dengan istilah gencet-gencetan/plonco atau semacam bullying gitu deh/&#8230;.eits&#8230; jangan salah  itu termasuk kekerasan ,&#8230;. supaya anak-anak korban kekerasan di sekolah berani ngomong ,  di Thailand ini ada kampanye namanya &#8220;berani to speak-up!!!!!! tujuannya apa?<br />
Supaya ngurangin bullying yang nggak penting itu, Ini liputannya&#8230;..</p>
<p>By Irena, Transtv<br />
Begitulah sekilas opening naskah yang rencananya ditayangkan minggu pagi 23 November 2008 dalam acara cerita anak/surat untuk teman2, yang diperankan oleh Ilham, kemudian di lanjutkan dialog duet Fifi dan Shinta, segmen berikutnya Calvin tampil untuk mengungkap Konvensi hak anak sedunia &#8220;JENEWA&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/8u9a.wordpress.com/105/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/8u9a.wordpress.com/105/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=8u9a.wordpress.com&amp;blog=4806435&amp;post=105&amp;subd=8u9a&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://8u9a.wordpress.com/2008/11/18/sib-dan-transtv/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/518eb384d2b15f0465bc9f7f199548c8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">8u9a</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
